| Mapancas Demo Minimarket dan Ritel |
SOEKARNO-HATTA, (GM).-
Sekitar 40 mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pancasila (Mapancas) DPD Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa di depan gudang Yogya Toserba dan gudang Alfa Toko Gudang Rabat, Jln. Soekarno-Hatta Bandung, Jumat (7/9) siang. Mereka menuntut agar kedua perusahaan tersebut, termasuk perusahaan ritel lainnya, membatasi jumlah minimarket yang saat ini menjamur hingga ke pelosok kecamatan.
Di depan gudang Yogya dan Alfa, para mahasiswa membacakan pernyataan sikapnya. Ketua DPD Mapancas Jabar, Sach-rial Abu mengatakan, aksi unjuk rasa hanya sebagai bentuk simbol saja. Pasalnya, ba-nyak perusahaan minimarket dan supermarket lainnya yang juga melakukan pola yang sama.
Dalam pernyataan sikapnya, pengunjuk rasa meminta agar perusahaan ritel membatasi mi-nimarket, supermarket yang berada di tengah masyarakat dan di pasar tradisional. Mereka juga meminta minimarket dan supermarket mengurangi waktu berjualan.
Selain itu, para pengunjuk rasa juga meminta agar pemerintah segera melakukan proteksi berupa peraturan daerah (perda) inisiatif untuk melindungi kelangsungan hidup para pedagang kecil dan pasar tradisional. "Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk melakukan gerakan ekonomi rakyat," ujarnya.
Menurut Sachrial, pihaknya telah melakukan penelitian di Bandung Timur terhadap dampak supermarket dan minimarket yang masuk ke pelosok kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan, supermarket dan minimarket telah mematikan ekonomi pedagang kecil. "Hampir semua pedagang kecil jadi korban. Omzet mereka menurun drastis dan nyaris bangkrut," katanya. (B.114)**
Tidak ada komentar:
Posting Komentar